oleh

29 Anak Yatim Piatu Korban Covid-19 di Kendari Peroleh Bantuan Pendidikan

Reporter : Muhammad Ismail

KENDARI – Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Muhadjir Effendy memberikan bantuan kepada 29 anak yatim piatu korban dari pandemi. Bantuan yang diberikan merupakan bantuan pendidikan agar anak-anak tersebut tidak putus sekolah.

Muhadjir mengatakan bantuan itu berupa uang tunai senilai satu juta rupiah, masker, perlengkapan sekolah dan Kartu Indonesia pintar (KIP). Bantuan ini sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab terhadap anak yatim piatu terkhsus yang menjadi korban kejamnya covid-19

Pramuka

Ia mengaku hal ini dilakukan demi kelanjutan sekolah mereka yang sedang mendapatkan cobaan sulit dari bentuk mental mau pun ekonomi

“Sesuai perintah Presiden anak-anak yatim, anak piatu dan yatim piatu berhak mendapatkan jaminan dalam masa depannya, terutama terkait kelanjutan pendidikan,” ungkap Muhadjir Effendy di rumah jabatan Wali Kota Kendari, Jumat 22 Oktober 2021

Ia menerangkan dalam kepengurusan untuk mendapatkan KIP bila kedua orang tua anak telah meninggal maka status anak dialihkan ke wali untuk bisa mendapatkan bantuan.

Sementara itu, Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir menyebut 29 anak yatim piatu yang mendapatkan bantuan merupakan hasil kerja sama yang telah dibangun oleh Pemerintah Kota Kendari.

“Tentu nominal 1 juta ini tidak cukup. Namun, paling tidak bisa memberikan motivasi pada mereka agar tetap bersemangat menjalani kehidupan ini bahwa ada pemerintah yang selalu siap memfasilitasi mereka,” kata Sulkarnain.

Ia berharap ke 29 anak yatim piatu yang menjadi korban covid-19 bisa melanjutkan pendidikanya ke tinggat SMP, SMA bahkan hingga kuliah bila memenuhi ketentuan. “Akan terus diproses ke KIP Kuliah,” ujarnya.

Terkini