oleh

Andi Sulolipu Harap Perda Bisa Jadi Payung Penghubung Bagi Masyarakat Kota Kendari

Penulis: Sardin.D

KENDARI – Ketua Komisi II DPRD Kota Kendari, Andi Sulolipu mengatakan pihaknya di Komisi II DPRD Kota memiliki 13 mitra Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Pemerinta Kota Kendari. Selebihnya itu Komisi II juga bermitra dengan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan Organisasi diluar oraganisasi milik daerah seperti Pasar dan PDAM, dan juga Organisasi lainnya yakni Pertamina, Telkom yang memang berkaitan dengan peningkatan perekonomian di Kota Kendari pada khususnya dan umumnya di Provinsi Sultra.

“Berbicara dengan Pendapatan Asli Daerah (PAD) banyak yang mesti kita lakukan, dan fungsi kami di DPRD sebagai fungsi kontrol, fungsi budgeting dan fungsi legislasi,” ujarnya saatdi acara Bincang Kita Mek.Tv. Senin, 04 Oktober 2021.

Baca Juga: Ditengah Pandemi Komisi II DPRD Kota Kendari Terus Berinovasi Guna Tingkatkan PAD

Pramuka

Andi Sulolipu menyebutkan fungsi-fungsi initulah yang selalu dioptimalkan dalam hal mengawal teman-teman yang ada di OPD, khususnya dalam peningkatan PAD.

“Padahal kita tau ditengah kondisi pandemi Covid-19 kondisi perekonomian kita anjlok sekali, dan pendapatan-pendapatan masyarakat kecil sangat sulit daya belinya, kita harus memberikan terobosan kepada pemerintah kota sebagai mitra. dengan melihat dimana sumber-sumber yang bisa dioptimalkan dalam kondisi pandemi ini,” jelasnya.

“Alhamdulillah kami di komisi II banyak melakukan terobosan-terobosan bersama teman-teman, dan saling bahu-membahu peningkatan APD,” sambunganya.

Lebih lanjut Andi Sulolipu menuturkan DPRD itu harus mengkaji setiap perda-perda baik perda inisiatif maupun perda yang didorong oleh teman-teman dari pemerintah kota.

“Semua perda itu harus harus dikoreksikan dan apa hubungannya dengan peningkatan PAD, baik itu jasa retribusi maupun pembangunan gedung, ” bebernya.

Baca Juga: Peringati HUT TNI, Dandim 1429 Butur Pimpin Upacara Larung Bunga

Dengan demikian, Andi Sulolipu berharap Perda tersebut untuk menjadi payung penghubung buat masyarakat ataupun dunia usaha untuk bekerja jangan sampai mereka bekerja ternyata mereka masih tanda tanya.

“Intinya perda-perda yang teman-teman buat di DPRD ini jangan terlalu yang tidak signifikan digunakan masyarakat. Baik itu dari segi aspek hukum maupun segi aspek usaha, karena inikan masyarakat mau berinvestasi yang jelas payung hukumnya. Olehnya itu kami berusaha mengimbangi teman-teman pemkot dalam memperkuat dengan legislasi, sehingga tidak tumpang tindih dengan perda-perda yang ada,” tutupnya.

Terkini