BNI Kendari Berhasil Tuntaskan Aduan Skimming

Reporter: Ferito Julyadi
Editor: Kardin

KENDARI – Kasus skimming yang menimpa Bank Negara Indonesia (BNI) Kantor Cabang (KC) Kendari beberapa waktu lalu sedikit menjadi catatan untuk keamanan perbankan.

Kesigapan BNI dalam menyelesaikan masalah tersebut perlu diberikan apresiasi besar. Sejak kasus ini bergulir, tercatat sudah 123 aduan dari nasabah BNI yang menjadi korban Skimiming. Hal tersebut diungkapkan Pimpinan BNI KC Kendari, Muzakkir saat ditemui di BNI KC Mandonga, Jumat (24/01/2020).

“Sampai saat ini aduan yang masuk sebanyak 123 dan belum ada tambahan. Kami sudah menuntaskan aduan tersebut,”ujarnya.

Pelayanan di BNI KC Mandonga saat Jumat siang terpantau sangat ramai dan didominasi oleh nasabah baru yang ingin membuka rekening.

“Kasus kemarin tidak mempengaruhi nasabah kami. Bahkan, dalam sehari nasabah kami terus bertamabah,” ungkapnya.

Selain itu, Muzakkir juga mengungkapkan saat ini ada dua mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) yang diduga dipasangi alat skimming untuk menyalin data nasabah. Dua ATM itu berlokasi di depan Hotel Putri dan Imperial Hotel.

“Terkait dua ATM yang terdeteksi dipasangi alat skimming, itu masih dugaan,” katanya.

Iklan Pangdam Ucapan Selamat kepad Kapolda