oleh

Ciptakan Tata Kelola Lalulintas Darat yang Baik dengan Traffic Light

Penulis: Sardin.D

KENDARI – Kepala Badan Pengelola Tranportasi Darat (BPTD) Wilayah XVIII Sulawesi Tenggara (Sultra), Benny Nurdin Yusuf mengatakan program pemerintah salah satunya menghadirkan tata Kelola lalulintas angkutan jalan yang baik. Dengan adanya traffic light maka akan menggurangi pelanggran lalu lintas.

“Salah satu yang bisa kita ukur adalah perlengkapan jalan, bisa dari rambu, marga, traffic light. Namun beberapa simpang di perkotaan ini biasanya permasalannhya adalah tidak terkordinasinya pengturan simpang antara satu dan yang lainya sehinnga program tranfic areal control system oleh Direktorat Jendral Perumahan Darat untuk menghadirkan tata Kelola lalu yang baik maka dikucurkan anggaran untuk menata kota-kota yang ada di Indonesia salah satunya di sultra adalah di kota Kendari,” jelasnya setelah hadir di acara Bincang Kita Mek.Tv Senin, 13 September 2021.

Lanjut Benny menjelaskan ada 13 simpang yang diidentifikasi dan akan dikonekkan melalui sisi room.

Baca Juga: BPTD Sultra Tampilkan Tari Molulo di Lomba Hari Perhubungan Nasional 2021

“Alhamdulilah tahun ini kita sudah membangun 11 simpang, jadi kita sisa menunggu 2 simpang lagi,” ujarnya.

Selanjutnya Benny menuturkan tempat pemantauannya di Balaikota, karna memang salah satu alasan dihadirkannya ACTS ini adalah kesanggupan pemerintah kota (Pemkot) untuk menerima, mengoprasikan, dan memelihara.

“Sebelum kita hadirkan di tahun 2018, kami sudah kordinasi dengan Walikota sehingga pihak Pemkot menyiapkan tempat di Balaikota dan sekarang masih proses pengerjaan, setelah selesai ada satu ruangan khusus nanti akan terkoneksi secarang langsung,” terangnya.

“Jika ada yang melanggar bisa langsung di tegur,” tambahnya.

Benny berharap tahun 2022 ini sudah rampung dan penaganannya secara komperhensif dan terkordinasi baik itu pengaturannya maupun pengoprasiannya melaui pihak Perhubungan Kota, karna ini akan kita serahkan di Dinas Perhubungan Kota dan pengawasan tentu dari pihak BPTD.

Terkini