oleh

Gubernur Sultra Terima Penghargaan Pelestarian Tradisi Lisan Nusantara

-Kendari-274 dibaca

Reporter : Rahmat R.

KENDARI – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Ali Mazi menerima penghargaan pelestarian tradisi lisan nusantara dari Asosiasi Tradisi Lisan (ATL) Indonesia, atas dukungannya dalam kelestarian tradisi lisan.

Piagam penghargaan tersebut diserahkan Ketua Asosiasi Tradisi Lisan (ATL) Pusat Dr Pudentia kepada Gubernur Sultra Ali Mazi, disaksikan Ketua ATL Sultra Prof Usman Rianse dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sultra Asrun Lio.

Kegiatan bertajuk Program Pelestarian Budaya Penyelenggara Seni Budaya, Asosiasi Tradisi Lisan Indonesia ini digelar di Claro Hotel pada Selasa malam 16 Desember 2020.

Dalam sambutannya, Gubernur Sultra Ali Mazi menuturkan, bahwa pelestarian tradisi lisan telah masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Gubernur dan Wakil Gubernur tahun 2018-2023.

“Tradisi lisan ini sangat penting untuk melestarikan budaya lokal yang dilahirkan leluhur, karena setiap daerah beda budaya dan tradisinya, ini adalah peninggalan yang luar biasa dan ini adalah salah satu modal untuk bangsa,” terang Ali Mazi.

Tidak hanya itu, orang nomor satu di Sultra ini juga mengapresiasi digelarnya Festival Pantun Sultra sebagai rangkaian penyerahan penghargaan pelestarian tradisi lisan nusantara dari ATL Indonesia.

“Kita perlu menggali nilai budaya kita seperti kegiatan malam ini festival pantun ini saya apresiasi, ” tukasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Sultra, Asrun Lio menjelaskan, pelestarian budaya masuk dalam UU pemajuan budaya di Indonesia yakni nomor 5 tahun 2017 tentang pemajuan kebudayaan.

Dijelaskannya juga, dalam dua tahun terakhir ATL sudah dilaksanakan berbagai kegiatan melalui UPTD Museum. Dan di tahun ini meski seluruh kegiatan dilaksanakan secara terbatas, tetapi tetap berjalan baik.

“Alhamdulillah juga malam ini Bapak Gubernur mendapatkan penghargaan atas perhatian beliau terhadap kelestarian budaya kita di Sultra,” pungkasnya. /B

Terkini