oleh

Jelang Idul Adha, Masjid Al-Alam Kendari Siapkan Kartu Kendali

-Kendari-589 dibaca

Reporter : Febi Purnasari

KENDARI – Menjelang pelaksanaan shalat Idul Adha, Masjid Al-Alam Kendari menyediakan 3800 kupon kartu kendali bagi jamaah yang hendak melakukan shalat Hari Raya Idul Adha di masjid Al-Alam Kendari.

Hal ini dilakukan sebagai upaya membantu pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

“Jadi ada 3800 kartu kendali yang kami sediakan. 2800 berwarna putih dan 1800 berwarna kuning,” kata Sekretaris Masjid, Tamrin, Rabu 22 Juli 2020.

Ia mengungkapkan 3800 kartu kendali tersebut merupakan cara mengontrol jumlah jamaah yang hadir agar tidak membludak pada saat pelaksanaan shalat nanti.

“Dengan maksud, orang yang masuk sholat kesini wajib membawa kartu kendali yang kami keluarkan tersebut. Kita tidak perkenankan masuk jika tidak membawa kartu itu. Jadi kartu yang kita berikan itu, nantinya akan kembali lagi pada kami,” ujarnya.

Bagi jamaah yang mendapatkan kartu berwarna putih, kata Tamrin, akan mendapatkan tempat shalat didalam masjid. Sementara kartu berwarna kuning diperuntukkan bagi jamaah yang akan melaksanakan shalat di pelataran teras masjid.

Sementara dalam pelaksanaan shalat, Tamrin menuturkan, tetap memperhatikan protokol kesehatan Covid-19.

“Protokol kesehatan tetap kita perhatikan. Jarak antar jamaah tetap kita atur dengan jarak kurang lebih satu meter, jamaah yang masuk diwajibkan memakai masker, sebelum memasuki masjid akan dilakukan pengecekkan suhu badan oleh tim medis yang sudah kami sediakan,” urainya.

Tamrin menegaskan pihaknya tidak mengizinkan bagi jamaah yang hendak membawa anak dibawah usia 10 tahun.

“Tidak dibolehkan membawa anak dibawah 10 tahun, apalagi kalau bayi. Karena saat ini lagi ada wabah corona. Kita persilahkan cari tempat lain. Demi keselamatan kita bersama, termaksud keselamatannya,” pintanya.

Selain itu, kata Tamrin, yang bakal membawakan khutbah pada shalat Idul Adha ini yakni Ketua Dewan Masjid Sulawesi Tenggara (Sultra), dalam hal ini Lukman Abunawas, yang juga merupakan Wakil Gubernur Sultra.

“Untuk imamnya, kita disini ada kru imam sebanyak lima orang. Yang dimana koordinatornya adalah pak Hj.Sabir, beliau nanti akan jadi imam, apakah akan didelegasikan pada orang lain nanti itu sudah wewenang beliau,” jelasnya.

Ia menambahkan pembagian kartu kendali ini sudah dilakukan sejak tanggal tujuh Juli dan akan ditutup tanggal 24 Juli. Hingga hari ini kartu kontrol yang sudah dibagikan mencapai 2000 kartu.

“Sesudah tanggal 24 tidak ada lagi pelayanan pemberian kartu. Kalaupun masih ada sisa pada hari H, kartu itu nanti akan kami simpan di pintu masuk. Barangkali ada jamaah yang tidak tau ketentuan itu, begitu datang kesini ingin melakukan shalat Id, sementara aturan kita tidak boleh masuk kalau tidak ada kartu kendali. Maka kalau masih ada sisa yang tersimpan, maka kami akan kasih disana,” tutupnya.

Terkini