oleh

Rabiul Awal: Tak Benar Ada Warga di Sultra Meninggal Akibat Virus Corona

Reporter : Rahmat R.

KENDARI – Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan dan Pencegahan Virus Corona Sulawesi Tenggara, Laode Rabiul Awal menegaskan hingga kini belum ada warga di Sulawesi Tenggara yang meninggal akibat virus Corona.

“Soal ada yang meninggal dunia itu hoax,” katanya.

Ketua Ikatan Dokter Indonesia Sulawesi Tenggara ini menjelaskan saat ini ada tiga warga yang mendapat perawatan yakni dua perempuan dan satu laki-laki.

“Dua pasien dirawat sejak 10 Maret 2020 dan satu lagi sejak 11 Maret 2020,” jelasnya.

Pria yang akrab disapa Wayong ini menambahkan tiga warga yang terpapar virus corona secara klinik layak dipulangkan.

Pemerintah Tak Paparkan Detail Tiga Warga Terpapar Virus Corona

Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara hingga kini belum menyampaikan secara rinci terkait riwayat tiga warga yang terpapar virus corona.

Sejumlah wartawan yang ikut dalam konferensi pers yang digelar Kamis malam pada 19 Maret 2020 mempertanyakan terkait riwayat korban. Namun belum mendapat tanggapan dari tim Gugus Tugas penanganan dan pencegahan virus korona di Sulawesi Tenggara.

“Kami minta informasi pasti terkait penularannya dimana dan mereka ini asal dari mana? Sebab ini kabar ditunggu oleh masyarakat, mengingat banyak hoax yang tersebar di masyarakat,” kata salah seorang wartawan Liputan6.com, Akbar.

“Saya diamanahkan untuk memberi keterangan hanya sampai seperti itu
Besok Gubernur akan berkomentar soal ini,” jawab Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan dan Pencegahan Virus Corona Sulawesi Tenggara, Laode Rabiul Awal.

Terkini