oleh

Rakorda Gerindra, Tegaskan Visi Untuk Jadi Partai Terbesar di Sultra

Reporter: Andri Sutrisno

KENDARI – Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Sulawesi Tenggara (Sultra), resmi digelar, Senin, 24 Agustus 2020 disalah satu hotel di Kota Kendari.

Rakorda dibuka secara resmi oleh Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Sultra, Andi Ady Aksar dan diikuti 250 peserta dari pengurus DPD kabupaten kota, hingga organisasi sayap partai.

Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Sulawesi Tenggara (Sultra)

Turut hadir dalam Rakorda tersebut yakni Gubernur Sultra, Ali Mazi, Ketua DPRD Provinsi Sultra, Abdurrahman Shaleh serta sejumlah tokoh politik yang ada di Bumi Anoa.

Dalam laporannya, Ketua Panitia Rakorda Gerindra, Abustam memaparkan, Rakorda yang digelar merupakan tindak lanjut hasil Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Gerindra di Hambalang, Jawa Barat (Jabar).

Rakorda, kata Abustam, juga bertujuan untuk menyatukan langkah demi menghadapi tantangan dan pesta demokrasi Pilkada serentak tahun 2020 di tujuh daerah di Sultra.

“Rakorda juga bertujuan menguatkan struktur kelembagaan partai dan organisasi serta ormas saya partai yang didirikan oleh Partai Gerindra,” tegas Abustam.

Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Sulawesi Tenggara (Sultra)

Sementara itu, Ketua DPD Partai Gerindra Sultra , Andi Ady Aksar dalam sambutannya menururkan, Rakorda diharapkan bisa memperkuat tali persaudaraan di tubuh Partai Gerindra Sultra.

Ia juga meminta kader partai besutan Prabowo Subianto ini untuk meningkatkan komitmen untuk mewujudkan cita-cita menjadikan partai Gerindra sebagai partai yang kuat dan besar di jazirah Sultra.

“Dimana semuanya itu dapat terwujud, jika didukung kelembagaan yang kuat, mulai tingkat provinsi, kabupaten kota, kecamatan, ranting,dan anak ranting,” ungkapnya.

Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Sulawesi Tenggara (Sultra)

Dijelaskannya, kelembagaan partai yang kuat tidak dilihat dari kuantitas, tetapi kualitas mempuni. Untuk itu, kader partai Gerindra harus membentuk etos kerja yang tinggi, dan dengan program kerja yang tepat.

“Dengan etos kerja tinggi, dan program kerja tepat, serta infrastruktur partai kuat, saya optimis pada Pilkada serentak selanjutnya, akan hadir dan akan lahir gubernur, bupati walikota dari kader Partai Gerindra,” tegasnya.

Andi Ady Aksar juga menegaskan, secara nasional Gerindra berada di peringkat kedua sesuai hasil Pilcaleg 2019. Selain itu, juga memenangkan pasangan Prabowo-Sandi di Pilpres dengan perolehan suara 60,20 persen.

Menurutnya, prestasi yang dirasih secara nasional itu belum dibarengi hasil yang selaras untuk di Sultra. Dimana, pada Pemilu 2019 lalu, hanya mengantarkan satu legiselator ke Senayan.

Sedangkan untuh perolehan di tingkat provinsi, Gerindra sukses menempatkan empat kader di DPRD Sultra, dan untuk ditingkat daerah ada 40 kader di DPRD kabupaten kota se Sultra.

“Untuk Pilkada serentak di tujuh daerah di Sultra, tidak ada kader Gerindra maju sebagai kepala daerah, yang ada hanya dua kader yang maju sebagai wakil kepala daerah,” ujarnya.

Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Sulawesi Tenggara (Sultra)

Dikesempatan yang sama, Gubernur Sultra, Ali Mazi dalam sambutannya mengatakan, Rakorda Partai Gerindra baginya terasa istimewa karena berlangsung dalam suasana HUT RI ke-75.

“Atas terpilihnya Ketua DPD Partai Gerindra Sultra yang baru, semoga spirit kemerdekaan menjadi pemicu semangat suksesnya Rakorda ini, dan menajamkan komitmen kebangsaan, mengokohkan semangat kebersamaan,” jelas Ali Mazi.

Ali Mazi berharap, Rakorda yang dilaksanakan bisa menghasilkan sesuatu yang berharga dan bermanfaat, sebagaimana esensi dari tujuan pelaksanaan kegiatan tersebut.

“Semoga kader Gerindra bisa mengaktualisasikan arah perjuangan partai dan meningkatkan kinerja di Sultra, utamanya dalam menghadapi agenda politik Pilkada serentak tahun ini,” terangnya.

Rangkaian pembukaan Rakorda Partai Gerindra Sultra, ditutup dengan penyerahan surat rekomendasi untuk empat pasangan bakal calon kepala daerah di Sultra.

Keempat calon tersebut, yakni pasangan Samsul Bahri Majid – Andi Merya Nur di Kolaka Timur (Koltim), Aswadi Adam – Fahrul Muhammad di Buton Utara (Butur), LM Rajiun Tumada – La Pili di Muna dan Arhawi – Hardin La Omo di Wakatobi.

Sementara untuk pasangan calon kepala daerah di tiga wilayah lainnya, yakni Konawe Selatan, Konawe Kepulauan, dan Konawe Utara belum masih menunggu keputusan DPP.

Terkini