oleh

Tina : Pendidikan Karakter dan Pemahaman Empat Pilar Pada Siswa Harus Dikedepankan

-Kendari-110 dibaca

KENDARI – Anggota Komisi IX DPR RI Tina Nur Alam tak henti-hentinya melakukan sosialisasi empat pilar kebangsaan,  Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika di Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

Kali ini Tina, melakukan sosialisasi empat pilar kebangsaan di SMAN 2 Kendari, Jumat (20/7/2018).

Kata dia, penerapan nilai dan pemahaman empat pilar kebangsaan, di masyarakat kian menjadi perhatian MPR RI.

“Sultra menjadi bagian yang tak luput dari itu, kita tidak hanya menyasar masyarakat umum, namun juga fokus mengedukasi pelajar SMA,” ungkap wanita yang lebih dikenal dengan sapaan Tina ini.

Lanjutnya, siswa-siswi di bangku sekolah adalah generasi emas bangsa sehingga pendidikan moral, penanaman paham kebangsaan, dan cinta tanah air amat penting.

Di tengah arus globalisasi seperti saat ini, pendidikan moral cenderung tergerus pada generasi muda kita.

“Oleh karena itu perlu selalu diedukasi mengenai empat pilar kehidupan berbangsa dan bernegara kepada para pelajar,” jelasnya.

Istri mantan Gubernur Sultra dua periode ini dihadapan 300 siswa, guru, dan staf sekolah, ia mengharapkan agar pendidikan karakter dikedepankan. Terutama nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila.

Dijelaskanya juga nilai-nilai yang terkandung didalam Pancasila apabila tidak diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari, hanya akan menjadi sebuh semboyan saja tanpa memiliki arti apapun.

“Hubungan negara dengan warga negara sangat erat kaitannya dengan adanya Pancasila sebagai dasar untuk membangun karakter bangsa di era globalisasi,” katanya.

Dalam kehidupan sehari-hari pun Pancasila memiliki nilai-nilai pendidikan karakter yang dapat dijadikan sebuah pedoman.

“Sebagai sebuah pedoman, Pancasila sendiri memiliki isi yang dapat menjadi sebuah jawaban atas masalah yang mungkin terjadi dikehidupan sehari-hari masyarakat,” urai Tina.

Untuk diketahui, dalam kesempatan itu Tina juga membagikan buku empat pilar berbangsa dan bernegara pada semua peserta. Sosialisasi diakhiri dengan games edukatif mengenai materi pilar bangsa.


Reporter : Rahmat R

Terkini