oleh

Universitas Muhammadiyah Kendari Terima Ribuan Mahasiswa Baru

Redaksi

KENDARI– Tahun akademik 2021-2022 Universitas Muhammadiyah Kendari (UMK) menerima 1300 orang calon mahasiswa baru (maba) yang terdistribusi di delapan fakultas dan 17 program studi (prodi).

Hal tersebut dikatakan Rektor UMK Kendari Amir Mahmud, S.Pi, MP kepada Medcom, Jumat, 24 September 2021.

Pramuka

“Alhamdulillah jumlah maba sangat bagus, kami bersyukur ini sinyal positif kalau masyarakat Sulawesi Tenggara (Sultra) tetap mempercayakan UMK sebagai tempat melanjutkan pendidikan anak-anak mereka di tingkat sarjana,” jelasnya.

Ke 1300 mahasiswa tersebut nantinya akan melaksanakan kuliah offline tiga sampai empat hari setiap minggu dengan tujuan untuk pengenalan awal sebagai maba, tapi syaratnya dosen dan mahasiswa telah divaksin.

Baca Juga: Program Perau Gadik, Asrun Lio: Targetkan Kota Kendari dan Kota Baubau

Selain itu, mekanisme lain kuliah di masa pandemik adalah mahasiswa semester satu dan tiga di dua bulan pertama dilaksanakan kuliah online guna mencegah kerumunan sedangkan semester lima dan tujuh kuliah offline, kemudian pada bulan November – Desember diganti lagi yang kuliah online menjadi kuliah offline,” terangnya.

Ribuan mahasiswa tersebut terdistribusi di delapan fakultas dan 17 program studi (prodi), yakni Fakultas Bisnis Ekonomi dan Bisnis Islam, Fakultas Teknik, Fakultas Hukum, Fakultas Agama Islam, Fakultas Perikanan, Fakultas Pertanian, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) dan Fakultas Sosial dan Ilmu Politik.

Dari delapan fakultas dan 17 prodi yang paling diminati dan mendominasi penerimaan mahasiswa baru adalah Prodi Menejemen (Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam) kuota 200 orang yang mendaftar 214 orang, kemudian Teknik Pertambangan kuota 80 orang peminat sampai 86 orang, dan Fakultas Hukum 200 orang kuota yang mendaftar 200 orang juga.

“Jadi tiga prodi yang mendominasi penerimaan mahasiswa baru di tahun akademik 2021 -2022,”ungkap Amir.

Selain delapan fakultas, tahun ini juga UMK Kendari sedang mengusulkan program studi baru masing-masing S1 Teknik Informasi, S2 Menejemen, S2 Administrasi Pendidikan, S2 Fakultas Hukum dan S2 Agribisnis.

Untuk menunjang ketersediaan tenaga dosen dalam proses perkuliahan kepada ribuan mahasiswa UMK, jelas Amir, tidak menjadi kendala karena jumlah dosen mencukupi yakni 162 dosen dengan kualifikasi 30 doktor dan sisanya magister.

Baca Juga: Konferensi PWI Sultra Digelar Besok, Peserta Diwajibkan Swab Antigen

Ditanya jumlah alumni, Amir Mahmud menambahkan jumlah alumni UMK sampai saat ini berjumlah 15.000 orang yang tersebar di seluruh pelosok nusantara. Dari sisi multi player efek kehadiran UMK telah memberikan nilai tambah ekonomi Kota Kendari dan nilai budaya.

“Mahasiswa kami 72 persen dari luar kota, kami tidak terlalu banyak berharap dari Kota Kendari. Tapi bagaimana kami tetap menarik orang luar masuk Kota Kendari,” tutupnya.

Terkini